Total Tayangan Halaman

Jumat, 11 November 2011

SESAL

Dipersaingan waktu
orang-orang menghitung detik
mengejar menit
melingkari kepala dengan tinta emas
berbaha batu kristal dari pasir jalanan
orang tak ubahnya boneka
dijejari mesin - mesin dari segala arah
sibuk menjadi diri sendiri
tak mengerti tentang hakikat kehidupan
bahkan perjanjian tak lagi berharga
tinggal kenangan belaka

Disurga dan neraka
orang-orang tak akan berkata dusta
meminta mengulang kehidupan
sesal datang tiadalah guna
nasi terlanjur basah dengan air sudah

                By agus salim
www.princeagsa.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar