Total Tayangan Halaman
Minggu, 06 November 2011
CINTAKU LOGIS
Sudah 10 hari ini aku tidak tidur
tidak, mungkin kurang dari itu
aku terus berada di depan meja belajar
ditanganku ada kalkulator, pensil dan kertas
aku sedang menghitung sudah berapa lama aku jatuh cinta padamu
sudah 2 sahun
3 bulan
2 minggu
3 hari
2 tahun kalikan 366
tambahkan 90 hari
tambahkan lagi 14 hari
lalu tambahkan 3 hari
Setelah itu kalikan 24 jam
lalu kalikan 660 menit
kemudian kalikan lagi 60 detik
niscaya kau akan dapati angka ini: 27.489.600
inilah angka logis cintaku
belum lagi jika kau kalikan dalam milisekon
angkanya akan fantastik
apalagi setelah kau kalkulasi dengan kecepatan dan perpindahan cintaku menuju jantung hatimu
Padahal aku belum menambahkan momentum juga kuadrat dari cintaku itu
kuperkirakan cintaku sudah tak terhingga padamu
Aku tak bermaksud merayumu dengan angka ini
itu bukan gayaku
aku hanya ingin membuktikan cintaku logis
dan mampu di hitung dalam angka matematis
Di senja sore ini
jangan lupa, aku menunggumu di bawah pohon kelapa
dipantai sejuta warna
disana kita akan sama-sama menghitung kembali cinta dan melogiskannya
Diterpa matahari jingga
kubanyangkan kau seperti sang dewi
kita duduk berdua
lupakansejenak dunia
yang terkadang mengusik kemesraan kita
kita belajar kembali memulai cinta
dengan sentuhan-sentuhan lembut
tidak, mungkin kurang dari itu
aku terus berada di depan meja belajar
ditanganku ada kalkulator, pensil dan kertas
aku sedang menghitung sudah berapa lama aku jatuh cinta padamu
sudah 2 sahun
3 bulan
2 minggu
3 hari
2 tahun kalikan 366
tambahkan 90 hari
tambahkan lagi 14 hari
lalu tambahkan 3 hari
Setelah itu kalikan 24 jam
lalu kalikan 660 menit
kemudian kalikan lagi 60 detik
niscaya kau akan dapati angka ini: 27.489.600
inilah angka logis cintaku
belum lagi jika kau kalikan dalam milisekon
angkanya akan fantastik
apalagi setelah kau kalkulasi dengan kecepatan dan perpindahan cintaku menuju jantung hatimu
Padahal aku belum menambahkan momentum juga kuadrat dari cintaku itu
kuperkirakan cintaku sudah tak terhingga padamu
Aku tak bermaksud merayumu dengan angka ini
itu bukan gayaku
aku hanya ingin membuktikan cintaku logis
dan mampu di hitung dalam angka matematis
Di senja sore ini
jangan lupa, aku menunggumu di bawah pohon kelapa
dipantai sejuta warna
disana kita akan sama-sama menghitung kembali cinta dan melogiskannya
Diterpa matahari jingga
kubanyangkan kau seperti sang dewi
kita duduk berdua
lupakansejenak dunia
yang terkadang mengusik kemesraan kita
kita belajar kembali memulai cinta
dengan sentuhan-sentuhan lembut
RELAKAN AKU PERGI
Cintaku padamu begitu indah
kau datang dan terangi hidupku
genggam tanganku dan bagi semangatmu
ajari aku mencintaimu dan menyentuh hatimu
Hari ini aku takkan menangis
kepergianku bukan untuk menyakitimu
demi bahagiamu, kurelakan cintaku
biarlah aku menjaganya dan jadikan kenangan indah
Semua yang kita lewati
terasa begitu indah
sepertinya aku makin dekat padamu
Hari ini aku takkan menangis
relakan aku pergi dan bahagialah dengannya
cintaku indah padamu
tapi cintanya lebih indah untukmu
Hari ini aku takkan menangis
meski kenangan itu kembali hantui aku
manahanku, jangan pergi
Hari ini kutakkan menangis
relakan aku pergi dan bahagialah dengannya
cintaku indah padamu
tapi cintanya lebih mampu bahagiakanmu
kau datang dan terangi hidupku
genggam tanganku dan bagi semangatmu
ajari aku mencintaimu dan menyentuh hatimu
Hari ini aku takkan menangis
kepergianku bukan untuk menyakitimu
demi bahagiamu, kurelakan cintaku
biarlah aku menjaganya dan jadikan kenangan indah
Semua yang kita lewati
terasa begitu indah
sepertinya aku makin dekat padamu
Hari ini aku takkan menangis
relakan aku pergi dan bahagialah dengannya
cintaku indah padamu
tapi cintanya lebih indah untukmu
Hari ini aku takkan menangis
meski kenangan itu kembali hantui aku
manahanku, jangan pergi
Hari ini kutakkan menangis
relakan aku pergi dan bahagialah dengannya
cintaku indah padamu
tapi cintanya lebih mampu bahagiakanmu
PERGILAH
Beribu hari telah kita lewati
sudah kuyakini cintaku padamu
akan bertahan sampai akhir
tapi kau ingkari janji suci kita
kau jalani cinta yang lain
Pergilah dan jangan pernah kembali lagi
kusudah tak punya rasa padamu seperti yang dulu
meski kau putus dengannya
sudah kulelah denganmu dan tak ada kesempatan lagi
Malam berganti, siang berlalu
sakit ini makin sakit kurasa
cintaku mati padamu meski indah kenangan itu
kusudah tak mau bertahan denganmu
Pergilah dan belajar setia
dengannya mungkin kau kan bahagia
pergilah kurelakan cintaku padamu
meski kusakit hati
biarlah kau bawa separuh hatiku
sudah kuyakini cintaku padamu
akan bertahan sampai akhir
tapi kau ingkari janji suci kita
kau jalani cinta yang lain
Pergilah dan jangan pernah kembali lagi
kusudah tak punya rasa padamu seperti yang dulu
meski kau putus dengannya
sudah kulelah denganmu dan tak ada kesempatan lagi
Malam berganti, siang berlalu
sakit ini makin sakit kurasa
cintaku mati padamu meski indah kenangan itu
kusudah tak mau bertahan denganmu
Pergilah dan belajar setia
dengannya mungkin kau kan bahagia
pergilah kurelakan cintaku padamu
meski kusakit hati
biarlah kau bawa separuh hatiku
Rabu, 02 November 2011
CINTA DAN DEWA KEMATIAN
terpaku seonggok tubuh lemah tak berdaya
hilang rasa dan asa
ingin hilang dari dunia saja
Sambil mengais-ngais rasa sayang dan sisa cinta kemarin
ia menghitung jumlah angka yang tertanam di dinding
menjelajah ruang dalam waktu
diterpa angin dan semilir rindu dari kekasih yang tiada berada
bagaikan mentari dan rembulan yang tak kunjung bertemu
meski sekian tahun telah terlewati dan berganti
Tubuhnya lesuh terbungkus luka
sesak nafas dan tersedak-sedak
menggerogoti jantung ingin bebas dan berlari
tapi apa daya
sebuah tali putih bening mengikatnya erat
terpendam dalam tanah sedalam samudra dan cinta
terkapar diatas nisan dan kematian
Disudut ruang derajat sembilan puluh
ia menaruh seonggok daging pada kertas putih bersih
mengisyaratkan cinta dan kasih
sambil mengorek-ngorek dada
ia menulis rindu dengan darah
sekaligus memahat nisan atas nama cinta dan dewa kematian
Langganan:
Postingan (Atom)